Bersama Vokalis Dan Single Baru, St Loco Siap Menyemburkan Eksplorasi Kekinian

St Loco adalah satu – satunya band dari scene modern rock yang masih bertahan di industri musik Indonesia saat ini. Eksis sejak tahun 2002 silam, dengan nama awal Saint Loco, group yang saat ini di perkuat oleh , Berry Manoch (Vokal, Rapper), Dimas (Vokal), Nyonk Webster (Drum), Gilbert Joshua (Bass), Iwan Hoediarto (Gitar) dan Timotius Firman (DJ), mengawali tahun 2019 ini dengan mengganti nama menjadi St Loco sekaligus memperkenalkan single anyar mereka yang berjudul “Nakal”.

Ditemui pada acara gathering St loco yang dihadiri sang produser bapak Rahayu Kertawiguna dari Nagaswara dan pengamat musik Bens Leo bersama dengan awak media di Bands Cafe & Resto, Komplek Super Blok Mega Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu 16/01/19 kemarin, para personil St Loco mengaku sangat excited menumpahkan seluruh energi positif mereka ke dalam single “Nakal” tersebut. Kehadiran Dimas, vokalis baru mereka yang mempunyai range vokal lebih lebar dari vokalis sebelumnya membuat para personil St Loco terpacu untuk melakukan eksplorasi musik yang selama ini belum pernah mereka lakukan.

“Kehadiran Dimas dengan range vokal yang seperti ini telah membuat kita punya kesempatan melakukan banyak eksplorasi di single ini dan di karya – karya kita kedepannya”, terang Gilbert, bassis St Loco

“Dimas berhasil melakukan tugasnya dengan sempurna alias Perfecto”, tambah Tius sang DJ dari St Loco

Lirik lagu Nakal yang merupakan singkatan dari “Naluri, kualitas, Akal” ini menurut Gilbert mengandung pesan yang jujur dan positif, yang mengisahkan tentang sebuah karakteristik sifat nakal yang keras kepala, liar, cerdik, kreatif dan tak kenal lelah, walau kerap dikonotasikan kepada hal hal yang buruk. Kalau kita simak single “Nakal” tersebut, terlihat jelas bahwa St Loco tidak hanya mempertahankan cadasnya musik modern rock yang mereka mainkan sejak awal 2000 an tapi juga sangat terasa eksplorasi musik mereka yang memasukkan unsur metal dan hardcore sekaligus hiphop dalam satu kemasan aransemen musik.

Serunya eksplorasi St Loco di single ini dilengkapi dengan hasil video klip yang juga sarat dengan kreatifitas eksplorasi dari tangan dingin sutradara Surya Adi Susianto yang menyuguhkan sajian videoklip yang terkesan out of the box, dengan berlatar belakang set sebuah rumah sakit tua di pinggiran Jakarta. Beberapa adegan keras dan tampilnya adegan operasi yang di penuhi ceceran darah membuat video klip ini mendapat sambutan yang positif saat gathering kemarin. Namun begitu beberapa pengamat musik dan awak media yakin bahwa video ini hanya akan bisa diputar atau tampil di media sosial seperti youtube karena kalau di putar di televisi nasional akan mendapatkan banyak sensor atas adegan – adegan keras didalamnya.

Sementara itu berkaitan dengan adanya perubahan nama band dan logonya, Berry Manoch sang rapper menjelaskan bahwa dua perubahan tersebut dilakukan untuk lebih menambah semangat mereka dan agar lebih bisa nge-blend dikalangan milenial saat ini

“Logo dan penulisan nama baru ini lebih terasa brandingnya dan lebih terasa iconic daripada sebelumnya, saya rasa kalangan milenial bakalan lebih bisa menerima kita dengan perubahan – perubahan tersebut”, Jelas Berry.

Selamat St Loco dan Nagaswara atas dirilisnya single anyar dari St Loco, semoga mendapat sambutan yang meriah dari para pecinta musik Indonesia.

Sumber : http://cadaazz.com/2019/01/17/bersama-vokalis-dan-single-baru-st-loco-siap-menyemburkan-eksplorasi-kekinian/

Share:

Leave a Reply